BANDARQ
Warga Ketakutan, Begitu Tega Ada Orang Gorok Leher dan Cungkil Mata Lansia
![]() |
| Warga Ketakutan, Begitu Tega Ada Orang Gorok Leher dan Cungkil Mata Lansia |
BANDARQ - Tiba-tiba,susana dikompleks Graha suda ramai. Jenajah Sui Chen alias Sui Tiang[71], korban pembunuhan saat akan dimasukan kedakam mobil ambulanc. Terkait kasus ini, Polsekta Sunggal berjaga di depan ruma korban, Sabtu [14/10/2017].
"Ruma saya di depan sana. Katanya, menemukan pertama kali kaluarga korban juga,' Afeng
Korban yang diduga mengenal pelaku berusaha melawan harta bendanya akan digasak.
Dilokasi kejadian, petugas polsek sunggal berkumpul di depan ruma korban yang digenangi darah segar.
Sejumlah warga yang tinggal di kompleks Graha Jalan Tinggi, Pasar 1,Kelurahan Sunggal, Medan Sunggal mengaku terkejut setelah mengetahui pemilik warung di kompleks itu bernama Sui Chen alias Sui Tiang[71] dibunuh dengan cara digorok.
Warga mengatakan, pembunuhan ini terlalu sadis dan tidak berperasaan.
"Kalu pelakunya ditangkap, harus ditembak itu. Keji sekali dia, Pdahal Ai[panggilan korban Sui Chen] itu suda tua dan sakit-sakitan. Kenapa mesti digoroknya begitu ?" kata wanita berambut pirang yang enggan menyebutkan namanya, Sabtu [14/10/2017] sore.
Menurut wanita beralis tipis, mengenaklan baju tidur warnah putih itu, baru kali ini ada aksi kriminal di tempat tinggalnya.
Akibat peristiwa ini, banyak warga yang ketakutan.
"Kjadian ini membuat warga menjadi was-was pak. Takut kami jadinya," ungkap wanita yang kuku kakinya di cat berwarna kuning tersebut.
Pengakuan senada jugak disampaikan A Min[30].
Lelaki yang tinggal tak jauh dari kompleks Graha Pasar 1 itu memintak pelaku dihukum seberat-beratnya.
"Sudah keterlaluan ini. Kenapalah mesti dihabisinya begitu?
Lagian korban ini pun kami kenal yang biasa-biasa saja. Bukan orang kaya kali,"ujar A Min sembari duduk di atas sepeda motor Honda Supra miliknya.
BANDARQ - Pelaku pembunuhan Sui Chan alias Sui Tiang [71] di kompleks Graha Jalan Tanhah Tinggi, Pasar 1, Kelurahan Sunggal , Medan Sunggal diduga masuk dari ruma korban, pasalnya dibelakang ruma korban ditemukan bangku pendek yang disinyalir digunakan pelaku untuk memanjat tembok belakang.
"Tadi saya sempat masuk kedalam. Saya lihat ada kursi pelastik berceceran darah didekat tembok belakang ruma,"kata Safrijal [24], warga sekitar Sabtu [14/10/2017] sore.
Remaja berkaca mata itu mengatakan, usai membunuh korban, pelaku diduga kabur kearah semak-semak di belakang ruma korban.
Di sana, terdapat lahan kosong yang belum di tempati.
"Tadi saya lihat ada bercak darah di tembok. Kemungkinan memang larih ke arah semak-semak,"kata Syafrijal.
"Ada beberapa saksi yang kami periksa. Namun saya belum bisa menjelaskan secara ditail karena masik dalam penyelidikan kami,"ujarnya.
Ia jugak mengaku telah menyebar anggotanya untuk melakukan pengejaran tehadap pelaku.
Sayangnya Istono belum mau merinci berapa jumlah uang milik korban yang diambil pelaku.
"Kalau mau lengkap datanya nanti sama kepolsek sajalah,saya enggak enak nanti. Yang jelas kasusnya masi dalam penyelidikan. Pelaku jugak masi dalam pengejaran ungkap Istono sambil hilir mudik di depan pintu ruma korban.
Ceceran darah korban ada diruang tamu. Selain di ruang tamu, di dalam kamar jugak ada genangan darah yang mulai mengering. Hal senada dilakukan wakapolsek Sunggal,AKP Trila Murni yang jugak belum mau memberikan keterangan keduanya mengaku masi mengumpulkan keterang parah saksi.

No comments:
Post a Comment