Tuesday, October 17, 2017

Sang Putri di Perkosa Dihadapan Kedua Orang Tuanya

BANDARQ

Sang Putri di Perkosa Dihadapan Kedua Orang Tuanya

Kabid Humas Polda Riou AKBP


BANDARQ  -  Sudah jatu tertimpa tangga pula, demikian ungkapan yang di alami SA(49) seorang petani di kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu ini. Selain menjadi korban perampokan, anak gadisnya pun diperkosa. Tragisnya lagi pemerkosaan tersebut dilakukan pelaku di depan mata kepalanya sendiri.

Todongan senjata tajam berupa parang di lehernaya membuat SA tak mampu melawan pasrah atas perbuatan bejat para pelaku. Kabid Humas Polda Riou AKBP  Guntur Aryo Tejo, Selasa  (17/10)  mengatakan, korban SA(45) yang berfropesi sebagai pertani tersebut mengalami perampokan dirumanya saat tengah tertidur pulas.

"Kasus ini terjadi pada Selasa (17/10) lalu sekitar pukul 01.22 WIB dini hari, di Block C desa Pewangi Kecamatan Peranap Kabupaten Inhu, saat ini petugas tengah memburu parah pelaku,"kata Guntur.

Peristiwa tersebut bermula saat SA tengah tertidur lelap dikejutkan dengan suara gaduh depan pintu rumanya, yang didobrak oleh pelaku. Saat kluar kamar SA langsung ditodong senjata berupa sebilah parang oleh pelaku menggunakan penutup wajah. Lalu korban disuruh tiarap oleh pelaku ini, mendengar suara ribut itu, istri korban MA(47) keluar dari kamar dan saat itu istrinya ditodong senjata lalu disuruh tiarap agar tidak melakukan perlawanan.

BANDARQ  -  Sebagian pelaku memeriksa kamar yang lain, disini pelaku melihat anak gadis SA berinisial JP (17) tahun yang sedang tertidur pulas. Melihat paras cantik sang anak para pelaku melampias kan nafsu bejatnya dengan memperkosa JP secara bergiliran dihadapan oarang tuanya .

Tak ayal SA sebagai ayah tak mampu melawan dan menyelamatkan kesucian putrinya lantaran dia dan sang istri jugak di bawah ancaman senjata tajam. Usai melampiaskan nafsu bejatnya para pelaku menggiring JP ke ruang tengah dan menyuruh tiarap bersama kedua orang tuanya.

Melihat para korban sudah dapat kendalikan, keempat pelaku ini selanjutnya memulai aksinya dengan mengobrak abrik seisi rumah dan mengambil semua barang-barang yang beharga .

,"Pelaku di perkirakan berjumlah 4 orang, dengan 2 orang di antaranya menggunakan sebo penutup wajah. Korban sudah dimintai keterangnya dan saat ini petugas tengah melakukan pencarian tehadap pelaku,pungkas Guntur.

No comments:

Post a Comment